PSI Tolak Poligami, Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad Tentang Poligami
Penulis Alif Hamdan | Ditayangkan 20 Dec 2018 Gambar dari tribunnews.com
PSI begitu cepat mengangkat namanya ke public dengan mencemooh syariat agama.
Setelah menolak perda agama yang berbau syariat, kini PSI menolak adanya poligami.
"Di zaman Rasulullah saja sudah dilakukan, kenapa malah sekarang dilarang ? Aneh bukan"
Heboh dan viral dibicarakan masyarakat tentang pernyataan PSI tolak Poligami disampaikan melalui ketua umumnya, Grace Natalie.
Sebelum kehebohan penolakan Poligami tersebut, Penceramah Kondang ustadz Abdul Somad pernah membahas tentang hal tersebut.
Penjelasan Ustadz Abdul Somad ini layak disimak saat ramainya pemberitaan terkait PSI tolak poligami.
Seorang caleg PSI di Bone Sulsel memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPC Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, (12/12/2018).
Dia adalah Nadir Amir yang merupakan Ketua DPC Kecamatan Cina Partai Solidaritas Indonesia yang juga Calon Anggota DPRD Kabupaten Bone Dapil 2 Nomor urut 4.
"Pernyataan yang di lontarkan Ketua Umum di Festival 11 kemarin di Surabaya itu sangat kontroversial bagi saya, terus terang saya menolak. Alasan pertama karena poligami sudah ada pada zaman nabi. Alasan kedua karena Bapak saya sendiri sampai sekarang punya istri 4. Jelas itu poligami. Maksud saya ya kalau tidak mau atau tidak suka, tidak usah di larang-larang kadernya untuk menolak poligami," kata Nadir Amir dalam siaran persnya.
Setelah itu giliran Ketua DPD PSI Gowa Muhammad Ridwan memilih mundur dari partai tersebut.
Seperti yang dilansir oleh tribunnews.com, calon legislatif (caleg) PSI DPRD Sulsel ini mundur gegara tidak sependapat Ketua Umum PSI Grace Natalie yang tak mendukung Peraturan Daerah (Perda) Syariah.
Baca Juga :
UAS menyebut bahwa pembahasan soal poligami adalah pembahasan yang paling berat.
"Wah berat ini. Ini (poligami) yang paling berat," kata UAS yang disambut tawa jamaahnya.
Setelah itu mengutip ayat Al Quran yang membolehkan beristri lebih dari satu. Ayat yang dikutip UAS terdapat dalam surat An-Nisaa ayat 3.
Dalam ceramah lainnya UAS justru mendapat pertanyaan menohok dari jamaahnya.
"Kapan Ustadz nikah lagi menyusul Ustadz Arifin Ilham?" demikian bunyi pertanyaan itu.
Mendengar pernyataan itu UAS terdiam beberapa saat, sementara jamaah tertawa.
"Poligami ini pergulatan antara keberanian dan takdir, panjang prosesnya," ujar UAS dengan mimik serius.
Namun jawab UAS malah disambut tawa jamaahnya.
"Saya pribadi seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil). Pegawai Negeri Sipil itu beratnya dalam mengurus surat izin atasan"
"Itu atasan kita saat liat permohonan (poligami) 'wah kita aja masih satu ente mau dua'," kata UAS.
"Nantilah saya ceritakan prosesnya," tutup UAS.
PSI begitu cepat mengangkat namanya ke public dengan mencemooh syariat agama.
Setelah menolak perda agama yang berbau syariat, kini PSI menolak adanya poligami.
"Di zaman Rasulullah saja sudah dilakukan, kenapa malah sekarang dilarang ? Aneh bukan"
Heboh dan viral dibicarakan masyarakat tentang pernyataan PSI tolak Poligami disampaikan melalui ketua umumnya, Grace Natalie.
Sebelum kehebohan penolakan Poligami tersebut, Penceramah Kondang ustadz Abdul Somad pernah membahas tentang hal tersebut.
Penjelasan Ustadz Abdul Somad ini layak disimak saat ramainya pemberitaan terkait PSI tolak poligami.
Polemik di dalam PSI, satu persatu mengundurkan diri
Selang beberapa hari setelah pernyataan itu, satu persatu kader PSI menyatakan mundur.Seorang caleg PSI di Bone Sulsel memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPC Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, (12/12/2018).
Dia adalah Nadir Amir yang merupakan Ketua DPC Kecamatan Cina Partai Solidaritas Indonesia yang juga Calon Anggota DPRD Kabupaten Bone Dapil 2 Nomor urut 4.
"Pernyataan yang di lontarkan Ketua Umum di Festival 11 kemarin di Surabaya itu sangat kontroversial bagi saya, terus terang saya menolak. Alasan pertama karena poligami sudah ada pada zaman nabi. Alasan kedua karena Bapak saya sendiri sampai sekarang punya istri 4. Jelas itu poligami. Maksud saya ya kalau tidak mau atau tidak suka, tidak usah di larang-larang kadernya untuk menolak poligami," kata Nadir Amir dalam siaran persnya.
Setelah itu giliran Ketua DPD PSI Gowa Muhammad Ridwan memilih mundur dari partai tersebut.
Seperti yang dilansir oleh tribunnews.com, calon legislatif (caleg) PSI DPRD Sulsel ini mundur gegara tidak sependapat Ketua Umum PSI Grace Natalie yang tak mendukung Peraturan Daerah (Perda) Syariah.
Baca Juga :
- Annisa Zahra Hafal Al Quran 30 Juz di Usia 6 Tahun, Rahasianya Diungkap UAS
- MasyaAllah Ustad Somad Tak Pernah Mengeluh, Meski Setiap Hari Disibukkan Untuk Memberikan Tausiyah
Pendapat Ustadz Abdul Somad soal Poligami
Fenomena soal Poligami ini pun kerap dibahas dai sejuta viewers Ustadz Abdul Somad (UAS).UAS menyebut bahwa pembahasan soal poligami adalah pembahasan yang paling berat.
"Wah berat ini. Ini (poligami) yang paling berat," kata UAS yang disambut tawa jamaahnya.
Setelah itu mengutip ayat Al Quran yang membolehkan beristri lebih dari satu. Ayat yang dikutip UAS terdapat dalam surat An-Nisaa ayat 3.
Dalam ceramah lainnya UAS justru mendapat pertanyaan menohok dari jamaahnya.
"Kapan Ustadz nikah lagi menyusul Ustadz Arifin Ilham?" demikian bunyi pertanyaan itu.
Mendengar pernyataan itu UAS terdiam beberapa saat, sementara jamaah tertawa.
"Poligami ini pergulatan antara keberanian dan takdir, panjang prosesnya," ujar UAS dengan mimik serius.
Namun jawab UAS malah disambut tawa jamaahnya.
"Saya pribadi seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil). Pegawai Negeri Sipil itu beratnya dalam mengurus surat izin atasan"
"Itu atasan kita saat liat permohonan (poligami) 'wah kita aja masih satu ente mau dua'," kata UAS.
"Nantilah saya ceritakan prosesnya," tutup UAS.