Sholat 5 waktu via lintassantriucul.blogspot.com
Sholat 5 waktu adalah sholat yang dikerjakan pada waktu tertentu, sebanyak 5 kali sehari merupakan tiang agama.
Sholat ini hukumnya fardhu 'ain (wajib), yakni wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang sudah Aqil Baligh (pubertas), kecuali berhalangan karena sebab tertentu.
Sholat 5 waktu merupakan salah satu dari 5 Rukun Islam. Allah menurunkan perintah sholat 5 waktu ini ketika peristiwa Isra' Mi'raj.
Mengenai dalil yang mewajibkan sholat sendiri ada banyak sekali dalam Al Qur’an, diantaranya adalah:
“Kerjakanlah sholat, sesungguhnya sholat itu dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar." (Q.S. Al-Ankabut: 45).
Perintah sholat ini hendaknya sudah tertanam didalam hati sejak mulai dari kanak-kanak, oleh sebab itu para orang tua perlu mengajarkan dan menanamkannya sejak dini.
Didiklah anak-anak tentang pelajaran sholat ini dengan sabar dan telaten, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
“Perintahlah anak-anak kalian mengerjakan sholat di saat usia mereka meningkat tujuh tahun, dan pukullah diwaktu mereka meningkat sepuluh tahun.” (HR. Abu Dawud).
Sesuai dalil di atas, sholat memiliki kedudukan yang sangat agung. Maka, sungguh berdosa dan sangat merugi bagi mereka yang meninggalkan kewajiban sholat, dan kafirlah orang yang menentang kewajiban sholat.
Selain menjadi tiang agama, sholat juga merupakan satu amalan manusia yang paling pertama dihisab (di hari kiamat) serta menjadi standar baik dan buruknya amalan yang lain.
Jika sholatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya, sedangkan jika sholatnya buruk, maka buruklah seluruh amalnya.
Dalam sehari semalam, ada 5 (lima) waktu sholat yang diwajibkan bagi kaum muslim. Sholat 5 waktu tersebut adalah Sholat Dzuhur, Sholat Ashar, Sholat Maghrib, Sholat Isya, dan Sholat Subuh.
Ilustrasi rukun sholat via aswajamuda.com
ilustrasi waktu sholat via id.wikipedia.org
Sholat-sholat yang masuk kedalam kategori fardhu ‘ayn adalah sholat 5 waktu.
Berikut, saya tuliskan nama sholat-sholat tersebut beserta dengan waktunya sebagaimana yang masyhur tertulis dalam kitab-kitab fikih.
Dimulai pada saat terbit fajar sampai dengan terbit matahari.
Dimulai sejak bergesernya matahari setelah tegak lurus diatas kepala sampai matahari berada pada posisi yang menyebabkan panjangnya bayangan manusia setara dengan tinggi manusia.
Dimulai ketika panjangnya bayangan manusia lebih panjang dari tingginya dan berakhir ketika bayangan dua kali lebih panjang dari tinggi manusia atau ketika matahari sudah terbenam.
Dimulai ketika matahari terbenam dan berakhir ketika mega merah dari matahari hilang seluruhnya
Dimulai ketika mega merah matahari sudah hilang seluruhnya dan terus sepanjang malam sampai terbit fajar. Terbit fajar adalah ketika sinar putih fajar mulai menyebar.
Kelima sholat ini wajib dilakukan sesuai pada waktu yang telah ditentukan, dan sunnah hukumnya untuk melakukannya pada awal waktu dan secara berjamaah menurut jumhur ulama.
Khusus pada hari Jumat, laki-laki muslim wajib melaksanakan sholat Jumat di masjid secara berjamaah (bersama-sama) sebagai pengganti Sholat Zhuhur. Sholat Jumat tidak wajib dilakukan oleh perempuan, atau bagi mereka yang sedang dalam perjalanan (musafir).
ilustrasi sholat via antimillahabraham.blogspot.com
Niat Sholat adalah rukun sholat yang pertama, yaitu dengan adanya niat tersebut dapat menjadikan sholat kita sah, dan dengan tidak adanya niat sholat kita tidak akan sah.
Niat sholat ini disesuaikan dengan waktu sholat yang akan dikerjakan.
Misalnya pada waktu subuh maka niat sholatnya adalah niat sholat subuh, pada waktu dhuhur niat sholatnya adalah niat sholat dhuhur, pada waktu ashar niat sholatnya adalah niat sholat ashar, pada waktu maghrib niat sholatnya adalah niat sholat maghrib dan pada waktu isya niat sholatnya adalah niat sholat isya.
Niat sholat ini sunnah diucapkan, sedangkan yang wajib adalah niat di dalam hati pada saat mengangkat tangan takbirotul ihram.
Sholat dzhuhur adalah sholat yang dilaksanakan pada saat tergelincirnya matahari. Adapun jumlah rakaat sholat zhuhur adalah 4 (empat) rakaat, dengan memelankan bacaannya dan dengan duduk tasyahhud dua kali duduk tasyahhud.
Dan berikut adalah bacaan niat sholat dzuhur 4 rakaat bahasa arab, latin dan artinya lengkap.
اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Latinnya :
USHOLLII FARDHODL DHUHRI ARBA’A RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA’AALA.
Artinya :
"Aku berniat sholat fardu Dhuhur empat raka’at menghadap kiblat karena Allah Ta’ala"
Jumlah rakaat sholat asyar sama seperti sholat dzuhur yakni 4 (empat) rakaat, dengan memelankan bacaannya dan dengan duduk tasyahhud dua kali duduk tasyahhud.
Berikut adalah lafadz niat sholat asyar 4 rakaat dalam bahasa arab, latin lengkap artinya.
اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Latinnya :
USHOLLII FARDHOL ‘ASHRI ARBA’A RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA’AALA.
Artinya :
"Aku berniat sholat fardu ‘Ashar empat raka’at menghadap kiblat karena Allah Ta’ala"
Ada 3 (tiga) raka’at dalam sholat maghrib, dengan mengeraskan bacaannya pada dua raka’at yang pertama dan memelankan bacaannya pada raka’at ke tiga atau raka’at terakhir, serta duduk tasyahud pada raka’at yang kedua dan ketiga. Dan berikut adalah lafadz niat sholat maghrib lengkap bahasa arab, latin dan artinya:
اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Latinnya :
USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA’AALA.
Artinya :
"Aku berniat sholat fardu Maghrib tiga raka’at menghadap kiblat karena Allah Ta’ala"
Sama seperti sholat dzuhur dan asyar, yakni jumlah raka’atnya ada 4 namun berbeda bacaannya.
Jika dalam sholat dzuhur dan asyar memelankan bacaannya, maka pada sholat isya harus mengeraskan bacaannya pada kedua raka’at yang pertama dan memelankan bacaannya pada kedua raka’at yang lain (dua raka’at terakhir), serta duduk tasyahud dua kali disetiap dua rakaat.
Untuk bacaan niat sholat isya 4 raka’atadalah sebagai berikut lengkap dengan lafadz bahasa arab, latin dan artinya:
اُصَلّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Latinnya :
USHOLLII FARDHOL ‘ISYAA’I ARBA’A RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA’AALA.
Artinya :
"Aku berniat sholat fardu ‘Isya empat raka’at menghadap kiblat karena Allah Ta’ala"
Sholat subuh merupakan sholat yang jumlah raka’atnya paling sedikit yaitu hanya ada 2 (dua) raka’at dalam sholat subuh, dengan mengeraskan bacaannya dikedua raka’at tersebut dan duduk tasyahhud satu kali pada raka’at terakhir.
Adapun niat sholat shubuh arab, latin dan artinya adalah sebagai berikut:
اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Latinnya :
USHOLLII FARDHOSH SHUBHI ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA’AALA.
Artinya :
"Aku berniat sholat fardu Shubuh dua raka’at menghadap kiblat karena Allah Ta’ala"
Ketika Ana sholat berjama’ah sebagai ma’mum, maka bacaan lafadz niat sholatnya adalah sebagai berikut :
اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Latinnya :
USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA.
Artinya :
"Aku berniat sholat fardu Maghrib tiga raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala"
Contoh diatas saya menggunakan niat sholat maghrib. Jika Anda sholat isya berjamaah dan menjadi makmum maka tinggal sesuaikan saja, begitu juga seterusnya.
اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Latinnya :
USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN IMAAMAN LILLAAHI TA’AALA.
Artinya :
"Aku berniat sholat fardu Maghrib tiga raka’at menghadap kiblat sebagai Imam karena Allah Ta’ala"
Itulah penjelasan tentang sholat 5 waktu. Laksanakan sholat 5 waktu tanpa bolong dan tentunya sesuai dengan waktu pelaksanaannya.
Dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian.